Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Pemkab Tangerang Perkuat Mitigasi Kekeringan, Salurkan Bantuan untuk Petani

Pemkab Tangerang Perkuat Mitigasi Kekeringan, Salurkan Bantuan untuk Petani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SILOGISNEWS.com | TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memperkuat langkah mitigasi kekeringan untuk menjaga produktivitas pertanian dan ketersediaan gabah di tengah musim kemarau. Upaya tersebut dilakukan melalui penyaluran bantuan alat dan sarana produksi pertanian, pengembangan sumber air alternatif, serta pendampingan kepada kelompok tani.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, mengatakan pemerintah daerah terus bersinergi dengan Kementerian Pertanian RI, Dinas Pertanian Provinsi Banten, perguruan tinggi, dan berbagai instansi terkait untuk mengantisipasi dampak kekeringan terhadap lahan pertanian.

Menurutnya, langkah mitigasi dilakukan melalui penyediaan alat mesin pertanian (alsintan), sarana produksi pertanian (saprodi), pupuk, benih, serta penguatan infrastruktur pengairan. Pemerintah juga mendorong penyesuaian pola tanam dan penggunaan varietas padi yang sesuai dengan kondisi lahan kering.

“Untuk tahun 2026, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang telah menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian yang bersumber dari APBD, APBN/Provinsi kepada kelompok tani. Penyaluran bantuan ini sebagai mitigasi kekeringan dalam mendukung peningkatan produktivitas padi tetap terjaga di Kabupaten Tangerang,” ujar Ujang.

Petugas pertanian Kabupaten Tangerang meninjau pengairan sawah untuk mendukung mitigasi kekeringan lahan pertanian.

Sepanjang 2026, DPKP Kabupaten Tangerang menyalurkan sejumlah bantuan pertanian kepada kelompok tani. Bantuan tersebut meliputi 44 unit traktor roda dua, 14 unit cultivator, 75 unit pompa air, dan 88 unit handsprayer. Selain itu, disalurkan pula power thresher serta berbagai sarana produksi berupa pupuk NPK sebanyak 25.825 kilogram, kompos 20.500 kilogram, pupuk organik 530.000 kilogram, pupuk organik cair 90 liter, dan benih padi sebanyak 86.900 kilogram.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani mempertahankan kegiatan produksi, meningkatkan efisiensi pengolahan lahan, serta mengurangi risiko penurunan hasil panen akibat keterbatasan air.

DPKP juga memberikan bantuan benih padi dari UPTD Balai Benih kepada kelompok tani dengan total mencapai 3,6 ton untuk mendukung peningkatan produktivitas dan upaya mewujudkan swasembada pangan.

Selain bantuan alat dan sarana produksi, Pemkab Tangerang memperkuat akses air untuk lahan pertanian melalui sejumlah program pengairan.

Pada 2026, bantuan Irigasi Perpompaan (IRPOM) disalurkan sebanyak 26 unit. Sistem ini menggunakan pompa bertenaga surya, diesel, atau listrik untuk mengambil air dari sumbernya dan mengalirkannya ke lahan pertanian.

“IRPOM ini sebagai salah satu intervensi Pemerintah Daerah, Kementerian Pertanian RI melalui kelompok tani untuk membantu penyediaan air dan mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan, mempermudah akses air yang jaraknya cukup jauh dari lahan pertanian,” jelas Ujang.

DPKP juga menyalurkan bantuan Irigasi Perpompaan Perpipaaan (IRPIP) sebanyak enam unit. Program ini ditujukan untuk mendukung pengaliran air ke lahan pertanian melalui jaringan perpipaan sesuai sistem yang digunakan.

Sementara itu, bantuan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebanyak 22 unit telah disalurkan pada 2025. Sistem tersebut memanfaatkan air bawah permukaan melalui sumur bor untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian.

Upaya lainnya mencakup pembangunan empat unit sumur pantek, bantuan dua unit sumur bor di sejumlah titik lahan pertanian, serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier di 23 lokasi.

“Kami juga memberikan sumur pantek sebanyak empat unit. Sumur pantek berfungsi untuk mengairi sawah di daerah yang sulit dijangkau irigasi permukaan atau saat musim kemarau. Dinas Pertanian juga memberikan bantuan sumur bor di beberapa titik lahan pertanian sebanyak dua unit serta melakukan rehabilitasi jaringan irigasi tersier di 23 lokasi,” ungkapnya.

Berdasarkan data DPKP Kabupaten Tangerang hingga akhir September 2026, kekeringan dilaporkan terjadi di 17 kecamatan dan 53 desa, dengan luas lahan terdampak mencapai 667,05 hektare.

Dalam data yang disampaikan, tercatat lahan puso seluas 340 hektare, lahan pulih 85 hektare, lahan panen 73 hektare, serta lahan terancam kekeringan 230 hektare. Angka-angka tersebut merupakan status lahan yang dilaporkan DPKP dan memerlukan pencermatan lebih lanjut untuk memastikan rincian luas berdasarkan kategori.

Ujang menjelaskan, kondisi kekeringan dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari tidak adanya hujan, keterbatasan sumber air, sumber air yang mulai mengering, hingga jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi persawahan.

“Penyebabnya akibat tidak ada hujan, tidak ada sumber air, terdampak sumber air tetapi sudah mulai kering, serta ada sumber air tetapi jauh dari lokasi kejadian,” jelasnya.

Pemkab Tangerang melalui DPKP terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, perguruan tinggi, mitra sektor pertanian, dan kelompok tani. Salah satu kolaborasi yang tengah berjalan melibatkan SGU, Syngenta Indonesia, dan BRIN untuk mengembangkan alternatif pola tanam yang dapat mendukung peningkatan produktivitas padi.

Melalui bantuan sarana produksi, penguatan infrastruktur pengairan, dan pendampingan pertanian, pemerintah daerah berharap petani dapat menghadapi musim kemarau dengan lebih baik, menekan risiko gagal panen, serta menjaga keberlanjutan produksi pangan di Kabupaten Tangerang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum GGI Dwi Prayitno Konsolidasi ke DPW Banten, Dorong Penguatan Organisasi hingga Daerah

    Ketum GGI Dwi Prayitno Konsolidasi ke DPW Banten, Dorong Penguatan Organisasi hingga Daerah

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    Silogisnews.com | Tangerang – Ketua Umum Garuda Gibran Indonesia (GGI) Dwi Prayitno melakukan kunjungan silaturahmi ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garuda Gibran Indonesia Provinsi Banten, Kamis (14/8/2026). Kunjungan tersebut berlangsung di Sekretariat DPW GGI Banten dan dihadiri jajaran pengurus DPP maupun pengurus daerah. Turut hadir Ketua DPW GGI Banten H. Simanjuntak, SH., Wasekjen DPP GGI […]

  • Bupati Tangerang Maesyal Rasyid memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

    Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Tangerang Gelar Upacara di Puspemkab

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • 0Komentar

    SILOGISNEWS.com | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Kamis (1/10/2026). Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti Wakil Bupati Tangerang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran […]

  • 750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari

    750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • 0Komentar

    Silogisnews.com | Tangerang – Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota mengungkap dugaan peredaran obat keras ilegal di wilayah Neglasari, Kota Tangerang. Seorang pria berinisial AF (26) diamankan bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer. Sabtu (8/8/2026). Pengungkapan dilakukan Unit Reskrim Polsek Neglasari pada Kamis (6/8/2026) malam. Petugas awalnya mendapat informasi terkait dugaan transaksi obat […]

  • Kader Posyandu Tegal Kunir Kidul Wakili Banten di Tingkat Nasional 2026

    Kader Posyandu Tegal Kunir Kidul Wakili Banten di Tingkat Nasional 2026

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar

    SILOGISNEWS.com | TANGERANG — Kader Posyandu Lili 3 Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Erna Yanti, resmi mewakili Provinsi Banten dalam Penilaian Kader Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Penilaian tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Kemenkes RI Nomor PK.06.02/B.IV/878/2026. Tahapan tolok ukur dan pemaparan materi verifikasi […]

  • Kecamatan Mauk menerima penghargaan Juara 3 Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Tangerang 2026.

    Kecamatan Mauk Raih Juara 3 Penurunan Stunting 2026

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • 0Komentar

    SILOGISNEES.com | TANGERANG — Kecamatan Mauk berhasil meraih Juara 3 dalam Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Mauk. Capaian tersebut disambut sebagai hasil kerja sama, sinergi, dan komitmen berbagai […]

  • Polisi Ungkap Curanmor 16 Kali di Tangerang, 11 Motor Hasil Kejahatan Diamankan

    Polisi Ungkap Curanmor 16 Kali di Tangerang, 11 Motor Hasil Kejahatan Diamankan

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar

    SILOGISNEWS.com | TANGERANG — Polres Metro Tangerang Kota mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di sejumlah wilayah Kota Tangerang. Dua tersangka berinisial AS (43) dan M (47) diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan atas kasus curanmor yang sempat viral di media sosial. Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak […]

expand_less