Bupati Maesyal Rasyid Buka Festival Budaya Pakuhaji, Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM
- account_circle Redaksi
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Keterangan Foto : Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Festival Budaya Pakuhaji yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Pakuhaji, Sabtu (17/10/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SILOGISNEWS.com | TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus membuka Festival Budaya Pakuhaji yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang pelestarian budaya, penguatan kebersamaan masyarakat, sekaligus upaya mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa Festival Budaya Pakuhaji tidak hanya menampilkan kekayaan budaya, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan dan komitmen bersama untuk mewujudkan Kecamatan Pakuhaji yang lebih maju, berbudaya, dan sejahtera.
Ia mengapresiasi kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut, mulai dari unsur pemerintah kecamatan, Muspika, Majelis Ulama Indonesia (MUI), para kiai, kepala desa beserta perangkatnya, guru, pelajar, kaum perempuan, hingga pengurus RT dan RW.
“Alhamdulillah saya melihat agenda yang luar biasa. Pak Camat Pakuhaji dan Muspikanya, MUI, para kiai, kepala desa beserta perangkatnya, guru, anak-anak, juga kaum perempuan, RT, RW, seluruh elemen hadir di sini, bergandengan tangan untuk memajukan Kecamatan Pakuhaji supaya lebih sejahtera,” ungkap Maesyal.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi modal penting dalam membangun daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya terjalin saat kegiatan berlangsung, tetapi juga berlanjut dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Selain menampilkan kesenian dan kreativitas masyarakat, Festival Budaya Pakuhaji turut menghadirkan pelaku UMKM lokal. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperluas promosi produk sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Maesyal mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang memadukan pelestarian budaya, kreativitas warga, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu rangkaian acara.
“UMKM-nya bisa hadir memberikan kontribusi untuk meningkatkan perekonomian. Mudah-mudahan selama kegiatan hari ini semua barang-barangnya habis, pendapatannya meningkat. Anak-anak menampilkan tampil kolosal yang luar biasa dan memberikan motivasi kepada kita semua,” ujarnya.
Penampilan kolosal para pelajar dan pertunjukan budaya menjadi bagian dari rangkaian acara yang memeriahkan festival. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan budaya bangsa.
Festival Budaya Pakuhaji diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kecamatan Pakuhaji. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kemeriahan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang serta peringatan Hari Santri 2026.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, Maesyal menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung rangkaian peringatan hari jadi tersebut.
“Saya, atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih. Kecamatan Pakuhaji telah melaksanakan rangkaian HUT ke-394 Kabupaten Tangerang yang disatukan dengan HUT Kecamatan Pakuhaji yang ke-34 dan juga Hari Santri,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Maesyal mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Ia berharap Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, dan Provinsi Banten terus berkembang menjadi wilayah yang maju, sejahtera, serta mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Melalui Festival Budaya Pakuhaji, semangat pelestarian tradisi, pemberdayaan UMKM, dan kolaborasi masyarakat diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang berbudaya dan berdaya saing.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar