Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Jemaat GKPI dan Aji Cahyono Sepakat Berdamai, Tempat Ibadah Baru Difasilitasi di Rajeg

Jemaat GKPI dan Aji Cahyono Sepakat Berdamai, Tempat Ibadah Baru Difasilitasi di Rajeg

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SILOGISNEWS.com | TANGERANG – Perselisihan yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat terkait kegiatan ibadah Jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di wilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, berakhir melalui jalur dialog dan perdamaian. (1/10)

Dalam pernyataan yang disampaikan bersama, Pimpinan Jemaat GKPI Rajeg, Pendeta Hadi Sucipto Pakpahan, menegaskan bahwa pihaknya tidak menganggap Pemerintah Kabupaten Tangerang menutup rumah ibadah atau rumah doa jemaat GKPI.

Menurut Hadi, Pemerintah Kabupaten Tangerang justru memfasilitasi tempat ibadah baru bagi jemaat di kawasan Perumahan Kota Sutra Rajeg.

“Bapak Bupati tidak menutup rumah ibadah atau rumah doa bagi Jemaat GKPI Rajeg. Pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam hal ini Bapak Bupati, memfasilitasi kami tempat rumah ibadah yang baru, yaitu di Perumahan Kota Sutra Rajeg,” ujar Hadi dalam pernyataannya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Camat Rajeg atas fasilitasi yang diberikan kepada jemaat.

Hadi juga mengajak umat Kristiani maupun seluruh masyarakat agar tidak memperkeruh suasana dan bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama.

“Jemaat GKPI Rajeg juga bersama dengan masyarakat setempat sudah hidup rukun, tidak ada gangguan sesuatu apa pun,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Aji Cahyono Putra menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada jemaat GKPI, para pendeta, pengurus gereja, umat Kristiani, serta masyarakat atas peristiwa yang sebelumnya menimbulkan kegaduhan dan keresahan.

Aji mengaku menyesal atas kejadian tersebut dan berkomitmen menjadikannya sebagai pembelajaran.

“Saya sungguh menyesal atas apa yang telah terjadi yang telah menimbulkan kegaduhan, ketidaknyamanan, dan keresahan, serta mungkin telah melukai perasaan-perasaan saudara umat Kristiani,” ucap Aji.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk tidak mengulangi ucapan maupun tindakan yang dapat menyinggung umat Kristiani maupun umat beragama lainnya.

Aji berharap seluruh pihak dapat saling memaafkan, menghormati perbedaan, serta menjaga kedamaian dan persaudaraan.

Permohonan maaf tersebut kemudian diterima oleh Pendeta Hadi Sucipto yang menyatakan bahwa Jemaat GKPI menerima dan memaafkan Aji Cahyono Putra dengan hati yang lapang.

Hadi mengatakan, setiap manusia tidak luput dari kesalahan. Menurutnya, hal yang penting adalah adanya ketulusan untuk mengakui kesalahan, meminta maaf, dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya.

“Atas nama jemaat GKPI Mauk Sepatan yang berlokasi di wilayah Kecamatan Rajeg kami menerima dan memaafkan dengan hati yang lapang,” ujar Hadi.

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bersama untuk semakin menjaga sikap, perkataan, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama.

Kedua pihak juga menyatakan memilih menyelesaikan persoalan melalui jalan damai dan tidak memperpanjang permasalahan.

“Kami dari jemaat GKPI Mauk Sepatan atau Rajeg memilih jalan damai karena kami mencintai kedamaian, kami mencintai persaudaraan, dan kami mencintai kerukunan antarumat beragama,” katanya.

Hadi juga berharap tidak muncul persoalan baru setelah adanya permintaan maaf dan kesepakatan damai tersebut.

Dengan diterimanya permohonan maaf, kedua pihak sepakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran dan membuka lembaran baru.

Hadi mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Rajeg untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan kerukunan.

“Mari kita sama-sama belajar dari peristiwa ini dan membuka lembaran baru dengan hati yang lebih baik lagi. Kami menerima permintaan maaf ini dan kami sudah memaafkan. Marilah kita jaga perdamaian dan kerukunan bersama,” pungkasnya.

Penyelesaian melalui dialog dan saling memaafkan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif di tengah keberagaman masyarakat Kecamatan Rajeg.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Intan Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Unggul, Berkarakter dan Sadar Hukum di Era Digital

    Wabup Intan Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Unggul, Berkarakter dan Sadar Hukum di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • 0Komentar

    Silogisnews.com | Tangerang,— Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, etika, dan sadar hukum dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tangerang saat menghadiri Kuliah Umum sekaligus Pelepasan Mahasiswa Lulusan Tahun Akademik 2025/2026 Tanri Abeng University Kampus Tangerang, yang digelar […]

  • Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Dekat Puri Jaya, Polisi Selidiki

    Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Dekat Puri Jaya, Polisi Selidiki

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • 0Komentar

    SILOGISNEWS.com | TANGERANG — Warga dikejutkan dengan penemuan benda yang diduga merupakan kerangka manusia di lahan kosong dekat kawasan Perumahan Puri Jaya, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9/2026). Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ketika seorang saksi bersama pihak Perumahan Puri Jaya melakukan pengukuran ulang lahan. Saat membersihkan area yang dipenuhi […]

  • Bangunan FamilyMart di Karawaci Diduga Belum Berizin, KJK Soroti Penegakan Perda

    Bangunan FamilyMart di Karawaci Diduga Belum Berizin, KJK Soroti Penegakan Perda

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • 0Komentar

    SILOGISNEWS.com | KOTA TANGERANG – Diduga toko waralaba FamilyMart yang berada di Jalan Merdeka, RT 02/03, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, menjadi sorotan karena lambatnya penindakan oleh aparat penegak Peraturan Daerah (Perda). Seharusnya, apabila bangunan tersebut diduga belum memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), pekerjaan pembangunan bisa dihentikan terlebih […]

  • Kader Posyandu Tegal Kunir Kidul Wakili Banten di Tingkat Nasional 2026

    Kader Posyandu Tegal Kunir Kidul Wakili Banten di Tingkat Nasional 2026

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar

    SILOGISNEWS.com | TANGERANG — Kader Posyandu Lili 3 Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Erna Yanti, resmi mewakili Provinsi Banten dalam Penilaian Kader Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Penilaian tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Kemenkes RI Nomor PK.06.02/B.IV/878/2026. Tahapan tolok ukur dan pemaparan materi verifikasi […]

  • Maknai HUT Ke-81 RI, RSUD Pakuhaji Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

    Maknai HUT Ke-81 RI, RSUD Pakuhaji Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    Silogisnews.com | Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Tangerang. Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan HUT RI tahun ini menjadi momentum […]

  • Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

    Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Ajak Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • 0Komentar

    SILOGISNEWS.com| TANGERANG – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mengajak masyarakat, khususnya insan pendidikan, menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiulawal 1448 Hijriah. Melalui momentum peringatan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mengajak […]

expand_less