Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Gubernur Banten Tekankan Sinergi Pembangunan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SILOGISNEWS.com | TANGERANG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang tahun 2026, Selasa (13/10/2026). Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, serta masyarakat untuk mendorong percepatan pembangunan.
Rapat paripurna dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Bupati Tangerang periode 2013–2023 Ahmed Zaki Iskandar, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi peran strategis Kabupaten Tangerang dalam mendukung perekonomian Provinsi Banten. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Tangerang berkontribusi sebesar 21,35 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Provinsi Banten.
Menurut Andra Soni, kontribusi tersebut ditopang berbagai sektor, mulai dari industri, pertanian, perdagangan, hingga kelautan. Karena itu, ia menilai kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.
“Kemajuan Kabupaten Tangerang memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan Provinsi Banten. Peringatan hari jadi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Kita tidak boleh jalan sendiri-sendiri, seluruh stakeholders harus bergerak dalam satu orkestrasi pembangunan,” tegas Andra Soni.
Gubernur juga mengapresiasi program sekolah gratis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tangerang karena dinilai sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Banten dalam memperluas akses pendidikan, termasuk melalui sekolah swasta.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan hanya menjadi penghormatan terhadap sejarah daerah, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi hasil pembangunan dan manfaatnya bagi masyarakat.
“Kelahiran Kabupaten Tangerang lahir dari gagasan, perjuangan panjang, pengorbanan, dan keyakinan para tokoh serta masyarakat. Tugas kita hari ini adalah menjaga cita-cita tersebut menjadi kesejahteraan yang nyata,” ujar Maesyal.
Dalam paparannya, Pemkab Tangerang mencatat sejumlah indikator pembangunan, di antaranya pertumbuhan ekonomi mencapai 5,67 persen pada 2025 dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 76,74. Pemerintah daerah juga melaporkan penyerapan 306.000 tenaga kerja sepanjang Februari 2025 hingga September 2026.
Capaian tersebut, menurut paparan pemerintah daerah, didukung melalui lima program unggulan yang mencakup pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur dan lingkungan.
Program PRIMA diarahkan pada peningkatan pelayanan publik dan investasi. Pelaksanaannya mencakup layanan administrasi kependudukan di 29 kecamatan, penyediaan empat unit Mobile Training Unit (MTU), penyerapan 8.205 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta realisasi investasi semester I 2026 sebesar Rp29,04 triliun.
Pada sektor ekonomi masyarakat, program PROSPEK mencakup pembentukan 274 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan pengembangan 316 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang disebut melibatkan 12.195 tenaga kerja lokal.
Sementara itu, program TUNAS berfokus pada sektor kesehatan. Pemkab Tangerang melaporkan layanan cek kesehatan gratis bagi 1,8 juta jiwa serta penurunan jumlah balita stunting dari 14.057 menjadi 9.001, dengan dukungan 2.396 posyandu.
Di bidang pendidikan, program SETARA mencakup penyediaan sekolah gratis bagi 37.562 siswa di 271 sekolah swasta, pembangunan 150 Asrama Pesantren (ASPONTREN), serta fasilitasi program MBG bagi 734.647 siswa di 5.732 sekolah.
Adapun program SELARAS mencakup pembangunan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan, antara lain pengoperasian 13 bus sekolah gratis, renovasi 10 ruas jalan kabupaten, pembangunan 867 unit rumah layak huni di Kecamatan Mauk, serta penyaluran 2,35 juta liter air bersih ke 26 kecamatan yang terdampak kekeringan.
Menutup paparannya, Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, DPRD, insan pers, ulama, dan masyarakat atas dukungan serta kritik yang diberikan untuk pembangunan Kabupaten Tangerang.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar kebijakan dan program pemerintah dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama lintas sektor, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas kesempatan ekonomi, serta mendorong pemerataan pembangunan.
Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPRD, dan masyarakat, Kabupaten Tangerang diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang berdaya saing dan mampu meningkatkan kesejahteraan warganya.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar